Dulu,saya suka menulis. Untuk meluahkan apa yang ada dalam hati saya. Benci,geram,suka,sedih,marah,menyesal,semuanya saya coretkan. Saya tak suka bercerita kepada orang lain. Entah kenapa. Setiap kali berhadapan masalah, saya cuma akan mengadu,mengadu pada Rabb saya. Kemudian saya akan menulis. Seolah-seolah masalah itu selesai apabila saya selesai menulis. Cuma baru-baru ini saya belajar meluahkan, setelah bertemu jalan buntu! Andai tulisan itu satu luahan kemarahan dan kekecewaan, saya akan gumpalkan dan saya buang. Dengan harapan kemarahan dan kekecewaan itu akan hilang. Saya tidak ingin menyimpan dendam. Saya ingin memaafkan. Alhamdulillah taktik ini agak membantu. Saya harap Allah tidak menarik nikmat yang satu ini-nikmat memaafkan. Anda doakan saya ya. Andai tulisan itu satu luahan penyesalan atau kesyukuran, saya akan simpan. Untuk saya baca semula sebagai peringatan dan motivasi untuk diri sendiri. Dan kemudian saya akan senyum sendiri.
Kenapa saya mewujudkan blog ini?
Tujuan asal saya hanya untuk 'transfer' cara saya meluahkan isi hati dan pendapat. Daripada menulis,kepada menaip. Tapi saya tidak puas, tidak sepuas saya menulis sebelum ini. Saya juga sekadar update blog mengikut mood,tanpa satu mission yang jelas dan pasti. Sehinggalah baru-baru ini ada beberapa teman yang bertanya mengapa saya tidak mengupdate blog. Saya hanya tersenyum sambil menjawab "Tak sempat". Teman pertama bertanya, saya anggap biasa-biasa saja. Apabila ada lagi yang bertanya, saya mula berfikir - adakah sesuatu yang Allah ingin sampaikan pada saya? Lalu saya kembali me'review' niat asal saya melibatkan diri dengan dunia blog ini.
Niat
عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْه (متفق عليه
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khaththab radhiyallahu anhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. (HR Bukhari-Muslim).
Mungkin niat asal saya sahaja sudah pincang. Saya mula terfikir, alangkah ruginya jika saya sekadar 'ikut mood' dan ala kadar sahaja setelah Allah membukakan satu lagi medan beramal untuk saya. Kalau saya menggunakan sekadar 20% - 30% usaha, maka apa yang akan Allah balasi? Belum lagi bercakap tentang ikhlas. Takut-takut langsung tidak dipandangNya nanti,naudzubillahi min zalik! Saya ingin setiap detik hidup saya bernilai ibadah di sisiNya, sekali lagi saya mohon doa anda semua,semoga para malaikat akan mendoakan anda apabila anda mendoakan saya dan mengaminkan doa kita semua.
Jadi mulai saat ini, saya ingin benar-benar menjiwai dan memaknai apa yang saya coretkan di sini, sepenuh hati saya. Anda mungkin sudah bermula, mohon bantu saya ya.
Jujur
Saya ingin jujur. Jujur kepada Allah, jujur kepada diri saya sendiri, dan jujur kepada anda. Saya tidak ingin mempamerkan yang baik-baik sahaja di sini. Mungkin kerana itu saya rasa tidak puas. Bukan bermaksud saya ingin mencoretkan yang buruk-buruk, tapi mengharapkan sedikit masukan dan pendapat untuk memperbaiki sisi kelemahan saya. Bagi yang mengenali saya, anda mungkin akan menjumpai sisi peribadi saya yang anda tidak pernah tahu ada pada saya selama ini.
Kurang rajin.
Saya tidak mahu menggunakan istilah malas. Ia terlalu negatif dan gambaran seorang yang memang tidak mempunyai kemahuan. Saya mahu, cuma masih lemah dalam management masa. Saya juga sangat tidak rajin meluangkan masa lama untuk melayari internet, mengirimkan artikel-artikel ilmiah ke blog ini, menyelitkan hujah-hujah dan dalil , dan yang sewaktu dengannya. Saya suka membaca artikel-artikel ilmiah, tapi untuk mengirimkannya, entahlah, walaupun saya tahu ia sangat penting. Satu kebiasaan yang sangat perlu di ubah, saya akan ubah, Insyaallah. Untuk kali ketiganya, doakan saya ya.
Saya cuba untuk kembali pada track asal - aktif di lapangan blog kerana Allah. Bagi yang telah berada di atas track, bantulah saya. Bagi yang masih di luar track, marilah kembali kepada track asal. Moga setiap gerak jari kita di atas papan kekunci ini dinilai ibadah di sisiNya. Saya sangat berharap medan blog ini akan menjadi medan tarbiyah saya yang kedua selepas Taska Cinta Bestari.
No comments:
Post a Comment