November 6, 2010

Mari Bermimpi....

Bismillahi Walhamdulillah...

Saya memang suka berenang,walaupun tak pandai.Kali ini,saya manfaatkan sungguh-sungguh peluang berada di sungai ini,untuk berenang.Alhamdulillah,akhirnya saya boleh berenang!Wah,gembira rasanya.

Saya terus berenang dengan bebas bersama dua orang teman yang lain.Kami asyik berenang hingga tidak sedar terlajak jauh dari tempat asal.

"Izzah!!Ada air terjun kat depan tu!"Tiba-tiba seorang teman menjerit.

Saya terkejut.Tersedar dari keasyikan.Saya memandang ke hadapan.

MasyaAllah!Sungguh! Sungai ini rupanya adalah induk dari sebuah air terjun.Dan kami sedang dihanyutkan ke arah air terjun tersebut!

Saya mula panik.Teman-teman juga.Arus semakin deras.Berdasarkan kudrat yang ada,mustahil kami mampu berenang melawan arus untuk menyelamatkan diri.

Masa yang ada tidak banyak.Saya tidak sempat berfikir.Kami semakin hampir dengan air terjun yang tinggi ini.

"Izzah,Tolong!!!!,"Seorang teman saya menjerit.

"Allah!!"Seorang teman saya sudah jatuh ke bawah air terjun tersebut!Saya tidak sempat mencapai tangannya untuk menyelamatkannya.Suaranya tenggelam dalam kebisingan air terjun.

Saya tidak sempat berfikir bagaimana nasib teman saya itu.Nyawa saya juga kini di hujung tanduk!Kini saya benar-benar berada di bahagian atas air terjun.

Mata saya melilau mencari papan,kayu,dahan atau apa sahaja yang boleh saya gunakan untuk berpaut.Ah,Sungai ini terlalu besar untuk menjumpai bahan-bahan tersebut.

"Izzah!!!!!!,"seorang lagi teman saya menjerit.Saya juga dapat rasakan badan saya mula di tolak jatuh oleh arus deras ini.

Allah..

Hanya itu yang mampu saya ungkap dalam hati.

Tiba-tiba tangan saya menangkap sebuah batu besar yang terselindung di sebalik air terjun tersebut.Pantas saya memeluk erat batu tersebut.

"Peluk belakang ana!!Peluk belakang ana!!"Saya menjerit sekuat hati,memeberi arahan kepada teman yang entah di mana.

Saya memeluk batu itu erat-erat.Saya pejamkan mata.Saya serahkan segalanya kepada Allah.Saya pasrah.Jauh di sudut hati,saya yakin Allah akan selamatkan saya.Sangat yakin.Saya hanya ada Allah ketika itu.Tiada gambaran mak,ayah,tadika,akhwat. Tiada. Tiada sesiapa.

Hanya Allah.

Dalam deruan air yang deras dan bising itu,saya rasakan kedamaian.Saya rasakan ketenangan.Saya sudah tidak kisah. Jatuh atau tidak,selamat atau tidak,saya tahu Allah akan sentiasa memerhatikan saya,memelihara saya.Allah pasti akan pelihara saya.Allah tetap ada.

Perlahan-lahan bunyi bising air terjun itu hilang.Arus deras itu hilang.Berganti dengan bunyi air yang tenang.Saya dapat rasakan air yang mengalir lembut.

Hati saya berdetik hairan.Apa yang berlaku?

Perlahan-lahan saya buka mata.

Subhanallah!

Saya berada di tepi sungai.

Selamat!

Allah telah selamatkan saya!

Lantas saya sujud.Entah di mana arah kiblat.Entah bagaimana keadaan dan rupa saya ketika itu.Saya hanya ingin sujud.Sujud syukur.Syukur atas pertolongan Allah.Terasa nikmat sekali sujud kali ini.Sangat nikmat..Sangat terasa betapa Allah mendengar permohonan saya.

Hanya pergantungan penuh pada Allah akan menyelamatkan kita.

MImpi?

Ya,itu mimpi.Kisah di sungai itu adalah mimpi saya.Mimpi terbaik yang pernah saya alami sepanjang hidup saya.Sampai saat ini saya masih terasa kenikmatan sujud mengucap syukur itu.Saya yakin mimpi tadi bukan sekadar mainan tidur.


gambaran air terjun dalam mimpi saya

Tatkala terjaga,saya masih berada dalam bas,dalam perjalanan pulang ke Penang.Jam menunjukkan 2.30 pagi.Saya lalu merenung langit.Ini saatnya doa dimakbulkan.Saya lantas berdoa.Saya tidak ingin menyia-nyiakan lagi hidup saya!

4 comments:

  1. ish..cmne bole mmpi mcmni..?makcik dalam bas mesti trcengang.."eh,knape ngan bdk ni?...huhu

    ReplyDelete
  2. haha,mimpi ya,bukn ngigau.xda berlaku sebarang tndakn di luar sedar,hehe.mimpi yg terkndung 1001 hkmah tu,huhu

    ReplyDelete
  3. love read u this post..sape sahabt yang menjerit dlm mimpi ant tue?..:).cek jarang mimpi, huhu.

    ReplyDelete
  4. haha,xtau.ana pn xcam sape 2 org yg sma2 nak lemas tu.huhu

    ReplyDelete